![]() |
| Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hikman Sudirman. (Foto:ay) |
Menanggapi situasi tersebut, Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hikman Sudirman, menilai bahwa keterlibatan pihak swasta sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah daerah. Ia mendorong agar para investor yang beroperasi di Sintang dapat lebih aktif berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Hikman, program CSR memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dasar seperti jalan. Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi barang, serta akses terhadap layanan publik.
“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita berharap peran investor melalui CSR bisa lebih dioptimalkan. Ini menjadi salah satu solusi untuk membantu percepatan pembangunan, terutama perbaikan jalan,” Hikman Sudirman.
Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah memiliki tanggung jawab sosial untuk turut serta dalam pembangunan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pemanfaatan CSR harus diarahkan pada program-program yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Hikman juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam merencanakan serta melaksanakan program CSR. Dengan koordinasi yang baik, bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia berharap ke depan, keterbatasan anggaran tidak menjadi penghambat utama dalam pembangunan daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan investor, pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sintang, tetap dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)
