![]() |
| Markus Jembari. (Foto:tim) |
Menurut Markus, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu membawa ide-ide segar, inovatif, serta perspektif baru dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Oleh karena itu, keterlibatan mereka dinilai sangat penting untuk mendorong kemajuan yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa selama ini peran pemuda belum sepenuhnya dioptimalkan dalam perencanaan maupun pelaksanaan program pembangunan. Padahal, generasi muda memiliki potensi besar, baik dari sisi kreativitas, pemanfaatan teknologi, hingga semangat untuk berkontribusi bagi daerah.
“Pemuda harus diberi ruang yang lebih luas untuk terlibat. Mereka bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki gagasan dan energi untuk mendorong perubahan,” ujar Markus.
Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang partisipasi melalui berbagai forum, seperti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), kegiatan kepemudaan, hingga program pemberdayaan berbasis inovasi.
Menurutnya, pendekatan pembangunan yang melibatkan pemuda akan menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama di era digital saat ini. Selain itu, keterlibatan pemuda juga dapat memperkuat rasa memiliki terhadap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Markus juga menilai bahwa pembinaan dan penguatan kapasitas pemuda perlu menjadi perhatian serius, agar mereka tidak hanya dilibatkan secara simbolis, tetapi benar-benar mampu berkontribusi secara nyata.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat merancang kebijakan yang lebih inklusif dengan menjadikan generasi muda sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
“Jika pemuda dilibatkan secara maksimal, saya yakin pembangunan di Sintang akan lebih maju, inovatif, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya. (tim)
